Bogor, Kabarpasundan.com –
Langkah Santoso, Kepala Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten
Bogor untuk melangkah menjadi Bupati Bogor bukan tanpa alasan, ia akan
memberikan dana desa empat milyar pertahun, satu milyar pertriwulan.
“Memanfaatkan potensi daerah
adalah andalan pemerintah. Dari mulai industri, SDA, semua bisa
diperdayakan,” ungkap Santoso, dalam obrolan santai di Cibinong
(7/10/16)
Bukan hanya dana desa, RT dan RW pun menurut Santoso bisa bergaji satu juta perbulan.
“Kalau semua potensi
diberdayakan, tidak ada lagi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tidak ada
lagi pengangguran, tidak ada lagi BPJS, tidak ada lagi ketimpangan
sosial,” kata Santoso lagi.
Santoso yakin, bila dipimpin oleh pemimpin yang visioner, akan dapat mensejahterakan rakyat Bogor.
“Pemimpin itu harus berpikir cepat, bertindak tepat,” kata Santoso.
Seperti apakah gagasan program Kades yang penuh dengan kematangan untuk maju menjadi calon Bupati Bogor ini?
“Semua bisa dilakukan secara
sistemik, Karena desa saya adalah desa percontohan. Sudah dikunjungi
kementerian, 44 deputi, dan 34 kepala BPMPD provinsi,” kata Santoso.
Bukan hanya itu, 80 Kades
Sumatera Utara pun pernah studi banding ke Desa Sukaharja, tentang UUD
No.6, mengenai relevansi dana desa.
“Desa saya adalah desa yang
mendapatkan ISO 90001 2008, mengenai pelayanan mutu terbaik, tercepat,
termurah, termudah yang pertama di Kabupaten Bogor, dan pertama di
provinsi Jabar,” jelas Santoso.(GR)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar